Bagaimana Mekanisme Kalau Mau Naik Pesawat?

Posting kayak gini mungkin bisa jadi bahan tertawaan. Tapi, asal tahu, nggak semua orang pernah naik pesawat. Bahkan saya ada teman yang handphone-nya canggih tingkat kotamadya tapi juga belum pernah naik pesawat. Maklumlah, di kampungnya nggak ada bandara, sama kayak saya. Jadi ini buat para newbie yang bingung mekanisme di bandara.

sumber: dokumentasi pribadi (menggunakan kamera digital, bukan kamera HP!)

Sebelum masuk ke dalam terminal keberangkatan, salami dan ciumi dulu orang tercinta yang mengantar. Ini penting lho! Cuma jangan ciumi supir taksi yang mengantar lho. Sekitar beberapa puluh kali naik pesawat, saya seringnya diantar teman ke bandara, ini juga nggak perlu disalami, soalnya nanti kan juga balik lagi. Hehe..

Siapkan tiket terlebih dahulu. Untuk apa? Supaya kita bisa masuk ke dalam terminal keberangkatan. Soalnya kalau cuma mau masuk saja, mbayar pass gitu deh.

Nah, kita akan menemukan X-Ray door pertama. Disini semua barang harus lewat X-Ray. Ups, ini berlaku di bandara yang ada X-Ray saja ya. Hehe. Saran nih, kalau nggak mau repot, segala handphone masukkan saja dulu ke dalam tas, demikian pula koin dan kunci yang mengandung logam. Bukan apa-apa, kalau sepi nggak masalah. Kalau di belakang kita masih ada 1 kontingen olimpiade congklak, pasti kita nggak nyaman juga.

Sesudah lewat X-Ray pertama, barulah kita mengurus cek in. Beberapa penerbangan sudah bisa city check in sih. Misal saya di Bukittinggi bisa check in untuk penerbangan di Padang. Tapi kita pakai yang standar dulu. Kita datang dengan tiket, lalu lapor ke maskapai. Kalau ada bagasi, ya silahkan bagasinya ditimbang dan dimasukkan. Pasrahkan saja. Perkara tikus-tikus bandara? Ya mau bagaimana lagi? Itulah sebabnya, sebisa mungkin saya nggak berbagasi ria. Lagipula, kebanyakan penerbangan punya counter khusus tanpa bagasi, cenderung lebih cepat.

Nah disini kita akan menukar tiket dengan boarding pass dan beroleh nomor kursi. Kadang bisa minta kok. Misal pengen lihat langit, bisa minta di dekat jendela. Tapi kalau naik pesawat kecil ngeri juga dekat jendela, maka mintalah dekat gang. Terserah, suka-suka situ.

Boarding pass ini akan dilengkapi dengan tax. Nah! Ini tarifnya sekitar 35-40 ribu (lokal), beda-beda per bandara. Ada yang bayar di counter, ada yang bayar di loket khusus.

Sekarang, bermodal boarding pass berpajak ini kita siap masuk ruang tunggu.

Nah, tapi ada X-Ray berikutnya! Omong-omong sih, X-Ray ini lebih ketat. Kenapa? Karena yang dibawa orang ke ruang tunggu pasti akan dibawa ke dalam ruang pesawat. Jadinya, segala pisau dkk, bakal lenyap. Saya pernah bawa kunci busi, kena juga. Padahal akibat malas berbagasi ria. Sebelum X-Ray ada pengecekan tax yang kita bayar, bisa barcode, bisa dengan menyobek tiket, macam di bioskop saja.

Sesudah tembus X-Ray kedua, kita siap berangkat!

Pastikan kita berada di ruang tunggu yang benar karena tidak jarang kejadian orang nunggu di A, pesawat berangkat di X semata perbedaan di boarding pass dengan petunjuk di lapangan. Selalu tanyakan pada petugas, benar nggak untuk penerbangan kita.

Sesudah duduk dan kalau pesawat siap, maka kita dipanggil. Disini ada cek terakhir, benarkah penumpang pegang boarding pass pesawat yang hendak berangkat. Kemudian kita siap masuk ke pintu pesawat!

Jangan lupa, matikan handphone. Saya sering ketemu tuh, pesawat sudah jalan lalu ada emak-emak dan bapak-bapak, “ini pesawat mau terbang lho….” Something than STUPID activities. Hehehe.

Segera duduk karena jalan di pesawat cuma 1 dan mini pula. Setelah duduk pasang sabuk pengaman dan nikmati serta resapi petunjuk pramugari. Kalau penerbangan pertama pasti nyimak, kalau sudah mulai ke-20 dan maskapainya itu-itu saja, bosan. Bahkan saya pernah, begitu masuk, duduk, klik sabuk pengaman, lalu pulas sampai landing. Hehehe.

Oke, pastikan sabuk pengaman rapat, berdoalah karena take off itu tidak selalu mulus. Dan… Have a nice flight!🙂

2 thoughts on “Bagaimana Mekanisme Kalau Mau Naik Pesawat?

  1. Terima kasih infonya… Saya pernah naik pesawat terbang sekitar sepuluh tahun lalu jadi agak lupa detilnya, saya perlu info ini untuk simulasi pembelajaran di sekolah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s