Cikarang – Magelang – Semarang – Cikarang

Minggu kemarin, sabtu sore saya capcus ke Magelang. Naiknya, tentu saja, Kramat Djati. Bis ini bisa dibilang yang paling malam berangkat, meski ya jatuh-jatuhnya sama aja dengan bis lainnya. Dan yang paling penting jurusan Jogja itu hanya 115 ribu, sudah dapat bis AC, tempat duduk lumayan, selimut, plus kupon makan. Sejauh saya tahu, nggak ada bis lain yang macam ini dengan harga segitu.

Karena berangkat dari Cikarang sudah molor 2 jam, jadilah sampai Magelang juga sudah pagi. Ganti sopir kembali saja dilakukan di POM Bensin Banyumanik, bukan di restoran. Di Magelang sampai setengah 7 pagi dan kemudian saya beraktivitas disana. Kunjungan siang hari dilakukan ke mall yang terbilang baru di Magelang yakni Armada Town Square atau akrab disapa Artos. Dua tenant yang ternama adalah J.Co dan Excelso. Ya, tenant lain sih ada, macam Bread Talk hingga KFC.

Saya menginap di hotel Wisata yang terletak di depan bukit Tidar. Harganya? Untuk kamar luas dengan fasilitas TV plus kipas angin saya hanya perlu bayar 100 ribu. Ada minuman selamat datang berupa air putih satu teko plus sarapan dua gorengan dan dua teh anget. Lumayan lah mengganjal hari.

Semalam saya disana dan kemudian berangkat ke Semarang. Dari hotel Wisata saya naik angkot ke Terminal Soekarno-Hatta, turun di seberang terminal, di sebuah warung ada penjual tiket Ramayana patas AC Semarang seharga 21 ribu. Bisnya rutin datang dengan penumpang yang selalu saja ada. Saya pun dapat bis yang mirip dengan bis Jakarta-an. Perjalanan berat karena banyak truk yang ngesot di jalanan, jadi kudu pintar-pintar menyalip.

Saya lalu turun di Terminal Banyumanik dan meneruskan perjalanan ke Jalan Setiabudi. Disana saya menuju Hotel Serrata. Hotel ini rate terendahnya 250 ribu. Mahal? Hmmm, buat saya sih cukup worthed. Kalau budget terbatas, masih ada hotel lain macam Setia Budi, atau Srondol Indah, atau Wisma Hasanah di sekitar situ. Saya pilih Serrata karena pengen menikmati saja.

Lokasinya terletak di depan tempat tentara. Ada pemandangan bagus berupa empat pohon dengan hewan sejenis angsa yang berterbangan manis disana. Sepanjang hari. Manis sekali.

Di Serrata ini, dengan rate segitu dapat kamar mandi yang luas sekali, lalu TV kabel, lalu sarapan, lalu kolam renang, dapat koran pagi pula. AC tentu saja. Dan ini diset untuk penginap tunggal. Untung juga seorang diri. Hehehe..

Nah, dari Serrata saya berkunjung sebentar ke Jamu Jago via ojek di Jalan Murbei. Masuk Jamu Jago ini gratis. Ngapain saya kesana? Lebih karena mau berkunjung ke Museum Rekor Indonesia alias MURI. Saya melihat lukisan Ciputra dari paku, buku maha besarnya Hermawan Kertajaya hingga berbagai rekor lain dari yang logis sampai aneh-aneh. Masuk sini gratis loh. Tapi kemarin ini, tamu terakhir sebelum saya adalah seminggu sebelumnya. Jarang yang kesana ya?

Saya kemudian bablas menuju Terminal Mangkang, naik bis Mangkang di Setiabudi. Perjalanan sekitar 1 jam melintasi Semarang dan utamanya melewati Taman Tabanas dengan view Semarang yang waw. Mangkang adalah terminal yang lagi diberdayakan kembali. Seharusnya saya sih turun di Kalibanteng dan naik bis dari sana tapi ternyata sudah nggak bisa. Jadilah saya ke Mangkang. Nah, bis ke Cikarang itu datang jam 7-an. Ini baru 15.30, saya ngapain dong?

Untunglah di depan terminal Mangkang itu ada kebun binatang Mangkang. Iseng-iseng saya ke kebun binatang yang terbilang mungil itu. Hewan-hewan ya seperti di kebun binatang pada umumnya deh. Galau. Ada beruang galau, ada harimau gelisah, ada juga komodo dan buaya yang sembunyi.

Jam setengah 6 saya balik ke terminal dan duduk manis di tempat yang sepi itu sampai bis yang saya tunggu tiba. Saya memang pengen naik dari Semarang dalam rangka mencoba bis bernama Bejeu. Ehm, ya pokoknya sih yang ber-genre Muria. Kenapa? Bis dari golongan ini terkenal dengan kelasnya yang eksklusif. Jadi saya pengen nyoba saja. Dan memang baru ini naik bis dengan WC di tengah. Di atas WC ada tempat kopi. Kuenya enak, Dapat air mineral dan kupon makan juga. Harga? Hanya 120 ribu. Masih worthed juga.

Saya sampai Cikarang jam setengah 6 dan kembali bekerja. Demikian sedikit reportase. Hehehe..🙂

One thought on “Cikarang – Magelang – Semarang – Cikarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s