Cara Beli Tiket Kereta Api Via Telepon

Sekarang itu ada banyak hal yang dipermudah, termasuk mudah membeli tiket kereta api. Tentunya kalau kita punya uang. *halah*

Iya, mungkin justru ini metode pesan tiket yang paling mudah. Kalau tiket pesawat kita telepon paling ke travel agent kan? Kalau bis yang ke agen juga. Kalau KA ini, langsung ke orang KAI-nya.

Mau coba? Begini caranya.

Pertama-tama siapkan pulsa yang banyak. Untuk apa? Nanti juga tahu.

Kedua, sebisa mungkin telepon pagi hari. Menurut pengalaman saya, kalau agak siangan makin susah masuknya. Malah saya belum pernah berhasil order malam-malam. Pernah iseng, subuh ngorder tiket, eh cepat banget masuknya. Hehe.

Teleponnya kemana?

Kalau pakai HP, teleponnya ke 021121.

Pada awalnya petugas (yang ramah-ramah) akan menanyakan nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi, sekaligus memperkenalkan diri. Sesudah itu barulah kita order, mau tiket kemana, naik apa, dan lainnya.

Sebisa mungkin kita cek website dulu sih, biar nggak kecele, tahu-tahu habis. Kayak Jogja-Jakarta untuk Minggu Malam gitu, yah kalau order hari H, semacam ngimpi bisa dapat. *menyeringai ala david luiz*

Sesudah confirm dengan perjalanan yang hendak diambil. Saatnya kita booking. Dan untuk itu mari kita menyiapkan KTP kita. Kok? Iya, pengenal itu menjadi wajib. Bahkan, waktu saya pesan untuk orang tua saya, saya harus minta nomor KTP orang tua saya untuk didaftarkan.

Lalu kita juga perlu menyebut nama kita. Dan supaya baik dan benar, pasti nanti orang sana akan bertanya. Misal nama saya ARIE, maka itu Alpha, Romeo, India, Charlie. Atau kalau JOKO ya Juliet, Oscar, Kilo, Oscar.

Kalau susah, ini saya kasih panduannya. Perhatikan sekali biar nggak ribet waktu bagian menyebutkan nama. Ciyus deh. Saya pernah lupa kalau I itu India, trus bingung.. dan keluarlah.. Indonesia. Hahahaha.

A Alpha
B Bravo
C Charlie
D Delta
E Echo
F Foxtrot
G Golf
H Hotel
I India
J Juliet
K Kilo
L Lima
M Mike
N November
O Oscar
P Papa
Q Quebec
R Romeo
S Sierra
T Tango
U Uniform
V Victor
W Whiskey
X X-ray
Y Yankee
Z Zulu

Kenapa perlu pulsa agak banyak? Karena obrolan itu tadi saya sudah panjang🙂

Lalu, nanti kita minta kursi/dicarikan kursi, biasanya akan diminta, “mohon tunggu sebentar.”

Terakhir waktu order Argo Dwipangga, kok sebentarnya rada suwi ya saya. Hehe.

Lalu nanti akan ada konfirmasi yang didahului, “Terima kasih sudah menunggu.”

Asli cuy, ramah kabeh.

Pada akhirnya, petugas akan menyebut sederet kode (huruf dan angka) kepada kita. Catat dengan baik dan jangan hilang! Karena kode itulah yang akan diinput di ATM untuk membayar tiket, dengan limit 3 jam (kalau nggak salah).

Catat juga segala kode yang disebutkan, kalau perlu konfirmasi perjalanan kita juga dicatat. Untuk itu, sebelum menelepon, saya sih biasanya sudah siap alat tulis🙂

Begitu pembicaraan berakhir, maka saatnya membayar. Nah ini juga penting. Pertama-tama pastikan bahwa ATM yang kita gunakan itu ada SLIP-nya. Kemarin waktu order Argo Dwipangga, saya bayar di ATM BRI dan slipnya nggak nongol.

*matek*

Padahal slip itu penting banget.

Akhirnya saya pergi ke Bank BRI pusat (Jogja) dan minta dicetakkan rekening korannya. Jadi kalau yang lain pakai slip ATM yang unyu, saya doang yang datang ke KAI dengan print-print-an rekening koran yang segede gaban.

Tahun 2010 silam saya juga pernah mengirim foto slip ATM ke adek saya. Jadi ceritanya saya beliin tiket mereka dari Palembang, sementara mereka ada di Bandung, hendak ke Jogja. Slip itu kemudian saya foto dan saya kirim, karena nyari scanner di hari libur itu susah banget. Yang terjadi kemudian, sempat ada masalah karena petugas di stasiun nggak terima adek saya ngeprint foto, bukan slip asli. Sempat bermasalah sih, tapi gile aje kalau mereka nggak boleh berangkat, itu duit saya gimana ceritanya? Untungnya masalah diselesaikan dengan baik.

Jadi intinya, tukarkan bukti pembayaran itu dengan tiket di stasiun. Tapi ya jangan ngawur. Misal pada dari Jogja naik Bima atau Gajayana, ya jangan ngawur datang jam 9 malam ke stasiun dengan slip ATM, yang ngeprint tiket sudah pulang. Datanglah sebelum jam 8 malam.

Sejauh ini sih, saya lumayan lancar order tiket via telepon lanjut bayar ATM. Ya, lancar dalam artian segala masalah (foto slip dan slip tidak keluar) bisa diatasi dengan baik.

Boleh loh kalau mau dicoba. Jangan lupa, setiap transaksi akan ditambah 7.500, biaya administrasi🙂

2 thoughts on “Cara Beli Tiket Kereta Api Via Telepon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s